Apr 09 2008
[HBFCED in Action] 090408: Kalau Bisa Digital Buat Apa Dicetak?
“Lagi-lagi tentang penghematan kertas!”. Jika Anda tanya kenapa alasannya, jawabannya tentu mudah saja karena memang tema yang satu inisangat penting dan perlu. Mengingat bahan baku utama kertas adalah batang-batang kayu yang memakan waktu puluhan tahun untuk tumbuh dan hanya dalam hitungan jam kayu-kayu itu dapat dengan mudahnya dibabat habis hanya menyisakan batang pendek beberapa senti dari permukaan tanah. Maka karena itulah setidaknya kita perlu concern terhadap efektifitas penggunaan kertas dan meminimalisir penggunaannya.
Pada kesempatan ini saya akan berbagi tips meminimalisir kertas khususnya dalam pelaksanaan training internal perusahaan. Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam pelaksanaan training, workshop, seminar, dan kegiatan semacamnya, penyampaian materi biasanya dicetak dan dicopy untuk dibagikan pada peserta. Dalam kegiatan semacam itu, satuhal yang saya sering perhatikan adalah tak jarang peserta yang menerima modul kit menganggapnya hanya sebagai sesuatu yang tidak penting. Baca, lalu dibuang. Dan karena faktor itulah maka saya menganggap pentingnya selektif mencetak materi yang akan dibagikan pada peserta kegiatan sehingga materi yang dibagikan tidak kemudian hanya menjadi sampah dan dianggap angin lalu usai kegiatan. Caranya adalah dengan meletakkan materi kegiatan tersebut pada server yang bisa diakses melalui jaringan komputer peserta tanpa perlu dicetak. Menghemat kertas, mengefisiensikan biaya cetak dan penggandaan materi.
Dengan cara ini setidaknya usai kegiatan maka peserta dapat kembali mengingat dan mengakses langsung materi tanpa harus mempedulikan pengarsipannya apalagi jadi pusing dengan tumpukan kertas yang biasanya berserakan di meja kerja. Sekarang tinggal Anda membiasakan diri membaca langsung materi dan mempraktekannya di depan komputer yang Anda miliki. Beralih ke digital begitu bermanfaat bukan?
No responses yet










